386 Napi Narkotika Di Langsa Dapat Remisi, 1 Napi Bebas

Rinaldi Aulia / KJN-RA author photo
Asisten I Pemkot Langsa, Suriyatno AP menyerahkan berkas remisi ke Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Langsa @2019, KJN-RA
Koinrakyat.com - Lembaga Permasyarakatan Narkotika kelas IIB Langsa di HUT Kemerdekaan RI ke 74 mengusulkan remisi kepada 386 narapidana dari total 546 napi. Dan satu napi dapat menghirup udara bebas, demikiam kata kepala Lapas Narkotika Langsa Yusrizal, SH, Sabtu (17/8).

Yusrizal juga mengutarakan, memasuki pertengahan tahun 2019 jumlah penghuni Lapas Narkotika Langsa semakin hari semakin bertambah atau naik secara signifikan menjadi 546 orang, dan yang sangat memprihatinkan adalah usia Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) sekarang rata-rata mereka masih usia produktif.

Sambung Yusrizal, upaya yang kami lakukan sebagai bekal bagi warga binaan setelah menjalani hukuman ini bekerjasama dengan BLK kota Langsa yaitu memberikan pelatihan cara memperbaiki dan service AC dan pemasangan instalasi listrik.

Lanjutnya, menyangkut kebutuhan sehari-hari terutama masalah air bersih, karena selama ini untuk memasak dan berwudhu di mushalla, kami pihak Lapas menggunakan air PDAM. Cuma airnya yang tidak maksimal. Kadang-kadang airnya macet. Jadi untuk mengatasi maslah air bersih, kami telah membuat sumur bor tapi kalau diendapkan airnya menguning.

Untuk masalah sampah, Yusrizal menambahkan, ini menjadi masalah besar dan merasa kewalahan yang kami hadapi, selama ini kami ada buat bak penanpungan sampah di halaman depan kantor yang seminggu sekali diambil truk sampah, cuma kadang-kadang agak terlambat diangkut atau tidak teratur sehingga menimbulkan bau tidak sedap yang menganggu kami dan tetangga atau rumah masyarakat sekitaran lapas.

Sementara itu, Walikota Langsa Usman Abdullah, SE yang diwakili Asisten 1 Suriyatno AP membacakan Keputusan Menkumham Republik Indonesia Yasonna Laoly, serta menyerahkan remisi di Lapas Kelas II B Langsa, ia pun berpesan kepada para napi yang mendapat remisi, agar memanfaatkan sebaik mungkin, sehingga saat kita kembali ke tengah tengah masyarakat dapat diterima, serta dapat membangun desa bersama masyarakat lainnya. [KJN-RA]
Komentar Anda

Terima kasih sudah berkomentar di Media Online Mitra Pers. Saran dan kritikan anda akan menjadi acuan untuk kemajuan media ini.

Berita Terkini