Pasca Tragedi Tsunami Selat Sunda, Kabar Duka Menyelimuti Seventeen Band

Redaktur Pelaksana author photo
Cover
Koinrakyat.com - Bencana alam tsunami yang melanda wilayah Selat Sunda menyelimuti keluarga besar PLN Transmisi Jawa Barat-Banten dan keluarga besar Seventeen Band. Dimana, menurut keterangan yang dihimpun, 260 orang dari PLN Transmisi Jawa Barat-Banten sedang ada acara gathering di Tanjung Lesung yang dihibur oleh Seventeen Band.

Tetapi, tiba-tiba air laut naik pada Sabtu, 22 Desember 2018 sekitar pukul 21.30 Wib, serta menyapu bersih panggung yang letaknya sangat berdekatan dengan laut.

Dilansir dari group whatsapp, sampai tengah mlm ini, Sabtu (22/12), baru ditemukan 47 orang saja. Termasuk salah satunya adalah Basist dan Manager dari Seventeen Band yang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sedangkan, P Trino Erwin (GM tjbb), Eka (istri P Trino), Herman Sikumbang (gitaris Seventeen Band), Andi Windu Darmawan (drum Seventeen Band), Ujang (kru Seventeen Band), Dylan Sahara (istri Ifan – vokalis Seventeen Band), dan lainnya belum ditemukan.

Dalam menanggapi hal ini, yang dikutip dari group whatsapp, Ifan, vokalis Seventeen Band, Minggu (23/12) mengatakan, bahwa saat ini korban bencana terpencar di klinik-klinik dalam radius 2-3 KM dari lokasi kejadian. Sejak semalam tim SAR sudah diturunkan. Dan tim kami yang selamat belum bisa kemana-mana karena minimnya transportasi," ucapnya.

"Kami selaku keluarga besar Seventeen Band meminta agar teman-teman tidak menyebarkan foto-foto dari lokasi. Juga untuk tidak menyebarkan isu hoax. Kabar teraktual hanya berasal dari kami dan akan terus kami update. Mohon doanya agar anggota keluarga kami lainnya segera diketemukan," papar Ifan yang dibagi dalam group whastapp. [KJN-SB]
Komentar Anda

Berita Terkini