Mengenang Tsunami 2014, Razali Menyisir Pantai Kuala Keureutou

Redaktur / Editor author photo
Razali Menyisir Pantai, [red]
Koinrakyat.com - Pasca Tsunami menerjang Aceh Tahun 2014 lalu pesisir pantai Aceh mengalami abrasi yang parah dan Garis pantai akan semakin menyempit dan apabila tidak diatasi lama kelamaan daerah-daerah yang permukaannya rendah akan tenggelam.

Begitu hal nya yang terjadi di sepanjang pantai Kuala Keureutou sampai dengan Kuala Cangkoy Kecamatan Lapang sejauh kurang lebih 200 Meter dan mencapai panjang 1000 Meter hilang akibat Abrasi Pantai. Seperti yang di sampaikan tokoh kecamatan setempat Razali Abu yang juga merupakan Caleg DPRK Aceh Utara Dapil 5 (Lapang, Samudera, Tanah Pasir dan Murah Mulia ) No Urut 2 disela-sela acara memperingati 14 Tahun Tsunami Aceh di Desa Kuala Keureutou, Rabu (26/12).

Dirinya menambahkan bahwa selama ini masyarakat di desa Kuala Keureutou yang pada umumnya bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan merasa terbebani akibat Abrasi pantai tersebut sehingga banyak petani yang tidak bisa lagi menanam padi di sawah akibat air laut masuk ke persawahan warga setiap pasang purnama terjadi.

"Apabila ini tidak ditangani dengan segera bukan tidak mungkin Desa Kuala Keureutou tinggal nama saja. Dan yang paling parah itu di muara sungai Keureutou itu yang harus segera di pasang Batu Pemecah ombak," ucap Politisi Partai Aceh tersebut.

"Dan selama ini sudah ada kebun produktif dan sawah warga yang hilang akibat abrasi pantai tersebut," harapan Razali kepada pemerintah, baik pemerintah Kabupaten Aceh Utara maupun Provinsi Aceh.

Selain itu, sambungnya, untuk segera memasang batu pemecah ombak di sepanjang pantai Kuala Keureutou, dan apabila ini tidak segera dilakukan kemungkinan besar desa Kuala Keureutou tinggal namanya saja.

Tim media yang juga sempat turun langsung ke pesisir pantai Kuala Keureutou melihat sangat memprihatinkan bahkan jalan di pinggir pantai Hampir ambruk akibat abrasi pantai. 

Terlihat di lokasi, Muspika Kecamatan Lapang, Tokoh Masyarakat dan juga anggota DPRK Aceh Utara Mawardi SE. [red]
Komentar Anda

Berita Terkini