Dandim 0104/Aceh Timur Dampingi Penilaian Desa Mandiri

Redaktur Pelaksana author photo
Penilaian Desa Mandiri, Kapten Inf Meswanto Ikutserta Mendampingi, [KJN-RA]
Koinrakyat.com - Dandim 0104/Atim Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis yang diwakili Pasiter Kodim 0104/Atim Kapten Inf Meswanto mendampingi tim penilai Desa Mandiri yang digelar oleh Korem 011/Lilawangsa bertempat di Desa Seulalah Baru, Kecamatan Langsa Lama dan Desa Lengkong Kecamatan Langsa Baro.

Hal ini dilakukan dalam rangka mencari dan menilai 3 Desa Mandiri terbaik di wilayah jajaran Korem 011/LW, Rabu (28/11).

Kategori yang dinilai dalam Desa Mandiri ini antara lain Desa yang ber-Idiologi Pancasila, Sadar hukum, Bebas Narkoba, Swasembada pangan, Memiliki Ekonomi mandiri, Lingkungan Kamtibmas yg baik, Berpendidikan dan memiliki keterampilan, Lingkungan sehat, Toleransi agama, dan Karang taruna.

Kepada Tim Media Center Kodim 0104/Atim, Kamis (29/11), Kapten Chk Dedy Noviandi SH (Ketua Tim Penilai) menjelaskan bahwa Desa Mandiri itu mencerminkan kemauan masyarakat Desa yang kuat untuk maju, dengan dihasilkannya produk/karya Desa yang membanggakan dan kemampuan Desa memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.

Dalam istilah lain, Desa mandiri bertumpu pada trisakti Desa yaitu Karsa, Karya, Sembada. Jika Trisakti Desa dapat dicapai maka Desa itu disebut sebagai Desa berdikari. 

Dimana, karsa, karya, dan sembada desa mencakup bidang ekonomi, budaya dan sosial yang bertumpu pada tiga daya yakni berkembangnya kegiatan ekonomi desa dan antar desa. "Makin kuatnya sistem partisipatif desa, serta terbangunnya masyarakat di desa yang kuat secara ekonomi dan sosial-budaya serta punya kepedulian tinggi terhadap pembangunan serta pemberdayaan desa," jelas Kapten Dedy.

Ia juga menambahkan bahwa membangun desa dalam konteks UU No 6 Tahun 2014 setidaknya mencakup upaya-upaya untuk mengembangkan keberdayaan dan pembangunan masyarakat Desa di bidang ekonomi, sosial dan kebudayaan. Konsep tersebut dikenal dengan istilah "Lumbung Ekonomi Desa, Lingkar Budaya Desa, dan Jaring Wira Desa".

"Lumbung Ekonomi Desa tidak cukup hanya menyediakan basis dukungan finansial terhadap rakyat miskin, tetapi juga mendorong usaha ekonomi Desa dalam arti luas. Penciptaan kegiatan-kegiatan yang membuka akses produksi, distribusi, dan pasar (access to finance, access to production, access to distribution and access to market) bagi rakyat Desa dalam pengelolaan kolektif dan individu mesti berkembang dan berlanjut," pungkas Perwira Pertama itu.

Dari hasil penilaian Desa Mandiri jajaran Korem 011/LW ini, rencananya akan dinilai kembali di tingkat Kodam Iskandar Muda dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kodam IM Ke-62 Tahun 2018. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Tim penilai Korem 011/LW, Dandim 0104/Atim yang diwakili Pasiter, Danramil, Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Camat, Geuchik, dan unsur perangkat Desa. [KJN-RA]
Komentar Anda

Berita Terkini