Kapolres Aceh Utara Gelar 21 Adegan Rekontruksi Penganiayaan Kepala Desa

Kontributor Berita TNI author photo
Adegan rekontruksi penganiayaan
kepala desa @2018, MP-ET
Koinrakyat.com - Kasus penganiayaan terhadap kepala desa yang berujung dengan kematian, berinsial MI Bin MY melakonkan 21 adegan rekontruksi atas kematian Rusli Aji.

Pelaksanaan kegiatan rekontruksi berlangsung di tempat kejadian perkara (TKP), Desa Lang Nibong Kecamatan Baktiya Barat Kabupaten Aceh Utara, pada hari Senin, tanggal 16 Juli 2018, sekira pukul 14.45 Wib.

Terlihat, Kapolres Aceh Utara (AKBP Ian Rizkian Milyardin S.IK), Kabag Ops (AKP Iswahyudi SH), Kasat Reskrim (Iptu Rezki Kholiddiansyah S.IK), Kasat Lantas (Iptu Sandy Titah Nugraha S.IK), Kbo Intelkam (Ipda Karianto Pangaribuan), Ajun Jaksa (Wisnu Sanjaya SH), Penasehat Hukum / Pengacara (Asnawi SH), Personil Sat Intelkam, Personil Sat Reskrim, Personil Sat Sabhara, Personil Sat Lantas, dan Personil Polsek Baktiya Barat ikut hadir dalam proses rekontruksi tersebut.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin S.IK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Rezki Kholiddiansyah S.IK, Selasa (17/7/2018) mengutarakan bahwa dalam kegiatan rekontruksi ini, tersangka melakonkan 21 adegan, mulai dari tersangka pergi ke rumah saksi Cut Ali hingga tersangka menyerahkan diri. 

Intinya, kata Kasat Reskrim, rekontruksi berjalan lancar tanpa ada permasalahan.

Berikut 21 adegan rekontruksi tersebut :

1. Tersangka pergi ke rumah saksi Cut ali dengan mengendarai sepeda motor jenis Gl Pro sendiri dengan membawa 1 (Satu) buah arit diletakan di atas tangki sepeda motor setelah dibalut dengan handuk kecil dan 1(Satu) buah parang diikat di belakang sepeda motor dibalut dengan kertas koran.

2. Tersangka bersama Cut ali melihat tanah yang mau disewakan kepadanya masing-masing menggunakan sepeda motor sendiri.

3. Tersangka dan saksi Cut ali berhenti di lokasi tanah yang mau disewakan namun mereka tidak turun dari atas sepeda motor, sepeda motor Cut ali dalam keadaan hidup sedangkan sepeda motor tersangka dimatikan.

4. Setelah melihat tanah kemudian saksi Cut Ali jalan terus ke depan dengan sepeda motornya sedangkan tersangka masih menghidupkan sepeda motornya.

5. Tersangka jalan pelan-pelan dengan sepeda motornya. Sedangkan Cut Ali sudah berada di depan dengan jarak antar 75 meter dengan tersangka.

6. Begitu tersangka berjalan sekitar 15 meter, tersangka melihat sepeda motor korban dan ianya menghadang korban dengan sepeda motor tersangka.

7. Tersangka dan korban terlibat percekcokan masalah tanaman padi.

8. Korban tidak mau membayar tanaman padi kepada tersangka. Lalu tersangka mencakar muka korban. Dan korban memegang baju tersangka. Saat itu tersangka meronta sehingga bajunya Koyak.

9. Korban mengambil batu kecil dan melempar tersangka di bagian punggung sebelah kanan.

10. Korban mengambil batu besar dan melempar tersangka lagi di bagian tulang rusuk.

11. Setelah tersangka terkena lemparan batu. Lalu tersangka mengambil arit di atas sepeda motor.

12. Tersangka membacok korban ke arah kepala.

13. Korban sempat memegang tangan tersangka yang memegang arit.

14. Tersangka dan korban saling tarik menarik.

15. Tersangka dan korban terjatuh ke badan jalan. Posisi tersangka di bawah dan korban di atas.

16. Begitu posisi tersangka berada di atas, tersangka membacok kepala, tangan dan badan korban berulang kali.

17. Saksi Rukaiyah yang sedang menarik bibit padi berteriak minta tolong. Karena saksi tidak berani menolong korban

18. Saksi Cut Ali mendorong tersangka yang sedang membacok korban namun di sikut oleh tersangka.

19. Setelah saksi Cut Ali pergi, datang saksi Sayuti namun saksi tidak berani mendekat dan ianya pergi minta pertolongan.

20. Setelah korban tidak berdaya kemudian tersangka berdiri dengan arit di tangannya yang sudah berlumuran darah.

21. Tersangka pergi meninggalkan korban. Dan menyerahkan diri ke Polres Aceh Utara. [KJN-ET]
Komentar Anda

Berita Terkini